Mengintip Wisata Religi Makam Kramat Mbah Buyut Tambi di Indramayu -->

Advertisement

Mengintip Wisata Religi Makam Kramat Mbah Buyut Tambi di Indramayu

Friday, 21 September 2018

Makam Kramat Mbah Buyut Tambi yang terletak di Desa Tambi Kidul Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu Jawa Barat
Indramayu - 

      Jika kita mengulik tempat-tempat destinasi wisata yang ada di Kabupaten Indramayu Jawa Barat, sepertinya tidak ada habis-habisnya. Mulai dari wisata alam, wisata pantai, wisata kuliner dan tentunya tak ada salahnya jika para pelancong mencoba wisata sejarah yang berbau religi.

Yuk..!! kita intip ada apa dengan wisata religi yang ada di Indramayu. Coba tebak, kira-kira ada gerangan apa lagi ?

Yupz..betul sekali pembaca !! Makam kramat.

Salah satu makam kramat terkenal di tanah jawa khususnya di Kabupaten Indramayu adalah Makam Kramat Mbah Buyut Tambi yaitu satu-satunya situs peninggalan nenek moyang yang ada desa Tambi Kidul Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu.
Desa Tambi Kidul sendiri dikepalai oleh seorang Kuwu bernama Sujai.

Dimakam ini setiap tahunnya selama empat hari berturut-turut masyarakat mengadakan Haul Unjungan. Bukan hanya haul saja pembaca, tapi yang lebih heboh dan menarik ada hiburan rakyat.

Salah satu anak cucu keturunan Mbah Buyut Tambi Kadani saat ditemui Postnewstime.com menjelaksan setiap tahun diadakan acara pengurasan air balong. Air balong ini menurut dia konon katanya jika air di dalam balong tersebut di kuras maka akan terjadinya turun hujan walau cuaca musim kemarau.

" Loh memang benar mas, dari jaman keturunan nenek moyang Mbah Buyut Tambi setiap tahunnya diadakan mremul unjungan atau biasa disebut haul,  yang pada intinya melakukan pengurasan air balong yang di keramatkan," ujarnya.

Dalam upacara ini seluruh keturunan anak cucu Mbah Buyut Tambi bahu membahu melakukan tawuh banyu  (istilah bahasa jawa), selama dua hari Jumat dan Sabtu.( 21 -22 /9/2018).

Situs makam Keramat Mbah Buyut Tambi inipun ramai, dari jaman dulu banyak dikunjungi para pejiarah dari seluruh penjuru Indonesia. 

Banyak masyarakat berpendapat, konon katanya ada kaitanya dengan sejarah Wali Songo. Tak jarang pula banyak pejiarah yang  melakukan tapa brata ( bersemedi ) beberapa hari. 

" Banyak juga pejiarah yang melakukan semedi, upaya mendapatkan karomah atau petunjuk," kata Kadani selaku kuncen makam kramat ini. Kadani mengaku salah satu keturunan Mbah Buyut Tambi yang dipilih warga menjabat sebagai juru kunci (kuncen).

Jurnalis: Irsyad | Sai