RSI Muhamadiyah Zam-Zam Gulung Tikar, Ini Kata Masyarakat

Advertisement

RSI Muhamadiyah Zam-Zam Gulung Tikar, Ini Kata Masyarakat

Thursday, 4 October 2018

RSI Muhamadiyah Zam-Zam

Postnewstime.com | Indramayu- Rumah Sakit Islam (RSI) Zam Zam muhamadiyah yang berlokasi di Desa Jatibarang Baru Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu Gulung tikar.

RSI ini dikelola secara mandiri oleh pihak swasta yang dikepalai oleh Dr. Wawan, namun sudah hampir lima bulan tidak beroperasi, hal ini diduga karena kurangnya pasien.

Di duga salah satu penyebab RSI Zam Zam gulung tikar karena pihak pengelola tidak terlibat program pemerintah seperti BPJS untuk pasien yang tidak mampu.

"Rumah Sakit Zam Zam ini sudah hampir lima bulan terhitung sejak awal bulan puasa kemarin tidak beroperasi, mungkin dikarenakan kurangnya pasien dan pihak management RSI zam zam tidak mampu tuk bayar gaji karyawan." ucap Dulmin warga setempat, Kamis 4/10/2018

Disamping itu Dulmin menyebutkan, kemungkinan lain penyebab RSI zam zam gulung tikar karena kurangnya peralatan dan fasilitas yang memadai untuk penanganan pasien korban lakalantas dan keterbatasan operasional RSI Zam Zam.

"Rumah sakit ini biaya pasien aja mahal, beda dengan RSU, karena RSI zam zam dikelola oleh swasta, sementara mayoritas pasien banyak menggunakan BPJS, namun RSI zam zam menolak pasien yang menggunakan kartu BPJS," ungkapnya.

Dulmin menambahkan selama dirinya berjualan didepan area rumah sakit zam zam banyak masyarakat yang mengeluh soal pembiayaan pasien yang dirawat di RSI tersebut. Pantas saja sekarang dari pihak pengelola menutup sementara dikarenakan kurangnya pasien.

Menurut hasil pantauan di lapangan, RSI Muhamadiyah Zam Zam dari dulu sudah banyak dikenal masyarakat karena mahal pembiayaan pasien. Apalagi bagi masyarakat yang miskin sudah barang tentu tidak mampu untuk membayar, sementara rumah sakit Zam Zam sendiri tidak mau bekerja sama dengan pihak BPJS.

▪Jurnalis: Irysad | Sai