Random Posts

Pasang Iklan disini hb Red 0895327076663

Luncurkan Program Vokasi Link & Match Di Sukabumi,Menperin " Target Program Terlampaui "

PostNewsTime - Sukabumi ,- Wakil Bupati H. Adjo Sardjono menghadiri acara Peluncuran Program Pendidikan Vokasi Industri dalam rangka membangun link and match dengan SMK Se Jawa Barat yang dilaksanakan di PT. Anugerah Indofood Barokah Makmur Sindang Resmi Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi, Senin (18/3).

Kementerian Perindustrian menargetkan 2.600 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 750 industri yang akan terlibat dalam program pendidikan vokasi link and match pada tahun 2019.

Dalam sambutannya Menteri Perindustrian mengaku, hingga tahap kesepuluh peluncuran program tersebut telah melampaui target dengan mencapai 2.604 SMK dan 885 industri.

“Untuk itu, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak SMK dan industri yang sangat antusias ikut serta dalam program strategis ini,” kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.

Menurut Menperin, pihaknya telah menyelenggarakan dua kali peluncuran pendidikan vokasi di Jawa Barat, karena merupakan wilayah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor industri manufaktur.

"Total perjanjian kerja sama hingga tahap kesepuluh, sebanyak 4.971 yang sudah ditandatangani. Setiap industri dapat membina lebih dari satu SMK. Sejak diluncurkan tahun 2017, program pendidikan vokasi link and macth SMK dan industri diproyeksi telah menggandeng lebih dari 400 ribu siswa-siswi SMK mulai wilayah Jawa, Sumatera hingga Sulawesi. Setiap SMK rata-rata ada 200 siswa," terangnya
Airlangga berharap, pelaku industri terus melakukan pembinaan dan pengembangan kepada SMK di wilayahnya.

Selain itu, Airlangga berpesan kepada para Kepala SMK untuk proaktif dalam mengembangkan link and match dengan dunia industri
Ditempat yang sama, Wakil Gubenur Jawa Barat, UU Ruzanul Ulum berharap program Kemenperin ini dapat menjadi solusi pengentasan pengangguran di Jawa barat.

"program pendidikan vokasi link and match antara SMK dengan industri akan menekan angka pengangguran yang signifikan dari lulusan SMK, dengan program ini diharapkan dapat meminimalisir pengangguran di Jawabarat," harapnya.(HERIYADI)

Post a Comment

0 Comments