Random Posts

Pasang Iklan disini hb Red 0895327076663

Bos Miras Merk Rajawali Dilaporkan Stafnya Ke Sudin Tenaga Kerja

Ilusrtrasi: Bos perusahaan semena-mena terhadap karyawannya

Postnewstime|Jakarta - Salah satu pegawai staf HRD PT Jakarta Indonesia Makmur (JIM) Cengkareng, Saud Tambunan mengadukan dan melaporkan perusahaanya ke Sudin Tenaga Kerja Jakarta Barat, pada Rabu (12/6/2019) siang lalu.

Pelaporan ini menurut Saud dipicu soal pemecatan dirinya secara sepihak yang dilakukan oleh bos perusahaan miras cap Rajawali ini yang terletak di Jalan Kemuning Raya No. 19-20, Cengkareng Barat, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

" Saya merasa diperlakukan tidak adil orang pihak perusahaan, padahal kinerja saya tidak melanggar aturan perusahaan," ujar Saud kepada wartawan, saat melapor di Kantor Sudin Naker Jakarta Barat, pada Rabu (12/6/2019) pagi.

Saud Tambunan mendatangi kantor Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi dengan membawa sejumlah dokumen dan surat laporan terkait perlakuan semena mena tempatnya bekerja.

" Saya sudah bekerja lebih dari 18 tahun loh, tapi apa yang didapat malah seperti ini ( PHK sepihak )," tuturnya.

Disuruh Memecat Karyawan Lain

Saud menceritakan, persoalan ini bermula ketika dirinya disuruh perusahaan untuk memecat dua orang karyawan. Tapi Saud menolak dengan alasan kemanusiaan., kecuali dengan pesangon sesuai aturan.

" Perusahaan memecat saya dengan alasan saya tidak berhasil atau sanggup memecat karyawan lainnya," ujarnya.

Ia juga sudah menyampaikan permasahaan apa yang  dialaminya kekantor pusat PT JIM. Namun hingga kini dirinya belum mendapatkan apa yang seharusnya menjadi haknya, yaitu gaji, THR.

" Gaji saya bulan April dan  Mei belum di bayar begitu juga dengan THR yang harus menjadi hak saya layaknya sebagai karyawan yang mengabdi selama puluhan tahun juga tidak saya dapatkan,"ujarnya.

Ia melanjutkan, kalau dirinya benar di PHK harusnya ia mendapatkan surat pemberhentian secara resmi dari perusahaan dengan alasan yang jelas.

" Kan harus jelas, saya melakukan kesahan apa sehingga saya di berhentikan dengan lisan saja seperti ini,tanpa alasan yang jelas dan tampa aturan yang jelas," katanya.

Saud juga berencana akan membawa kasus ini melalui jalur hukum karena pihak perusahaan sudah mengabaikan hak haknya sebagai pekerja,

"Saya akan bawa masalah ini kejalur hukum, karena pihak perusahaan diduga telah melakukan pelanggaran serius terhadap saya selaku karyawan dan juga telah melanggar aturan UU No 13 Tahun 2003 Tentan Tenaga kerja," ucapnya dengan nada kesal.

Sementara itu, salah satu staf di kantor Sudisnakertrans Jakarta Barat saat dikonfirmasi mengatakan akan memanggil pihak terkait yang berselisih untuk di klarifikasi terkait laporan saudara saud Tambunan.

"Kita akan panggil kedua belah pihak untuk di mediasikan," ujarnya.

▪Jurnalis: AMY

Post a Comment

0 Comments