Beberapa Industri di Kamal dan Tegal Alur Kalideres Mendapatkan Kunjungan Kementrian Industri

Advertisement

Beberapa Industri di Kamal dan Tegal Alur Kalideres Mendapatkan Kunjungan Kementrian Industri

Friday, 21 June 2019

Rombongan Dirjen UKM Kemperidag sedang mengunjungi Industri mainan anak-anak

Postnewstime|Jakarta - Beberapa perusahaan industri kreatif di Wilayah Kelurahan Tegal Alur dan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat mendapatkan kunjungan rombongan dari Direktorat Jendral Perindustrian UKM Kementrian Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia, pada Kamis (20/6/2019) siang.

Dalam kunjungan itu, sekitar tujuh orang pegawai Kementrian yang dipimpin Rusmita mengelilingi lima perusahaan didua kelurahan yang masuk dalam permohonan zona indsutri. Mereka dampingi ketua Panguyuban Pengusaha Prepedan Lamal dan Tegal alur Ismanto dan beberapa pengusaha lainnya.

"Setelah kita meninjau langsung ke lokasi industri yang ada di wilayah Prepedan Kamal dan Tegal Alur ini hasilnya akan kita laporkan kepada atasan untuk di kordinasikan," kata Rusmita usai berkeliling.

Ketua Languyuban Pengusaha Prepedan Kamal dan Tegal Alur, Ismanto mengatakan, kedatangan pihak Kementrian Perindustrian ke lokasi industri ini, ingin melihat secara langsung kondisi di lapangannya seperti apa.

" Mereka menilai didua wilayah kelurahan Kamal dan Tegal Alur ini ada lebih dari seribu pengusaha atau industri yang aktif sejak puluhan tahun lalu bergerak membangkitkan sektor ekonomi masyarakat sekitar," ujar Ismanto.

Menurut Ismanto, dengan adanya kebijakan pemerintah yang membuat sistem zonasi itu, semua pengusaha disini terkena dampak yang sangat serius. Karena sistem zonasi itu membuat para pengusaha tidak mendapatkan pelayanan perizinan usaha.

"Karena masalah zonasi ini kami tidak bisa memperpanjang izin usah. Hal itu berdampak kepada menejmen dan para pengusaha bahkan bisa terancam bangkrut menutup usahanya," katanya.

Ismanto melanjutkan, didua wilayah ini tidak kurang dari 10 ribu pekerja buruh bekerja menggantungkan hidup di perusahaan perusahaan yang ada di wilayah ini. Artinya, kata dia kalau perusahaan itu pada tutup karena tidak bisa perpanjang izin usaha akan berdampak buruk pula bagi kesejateraan ekonomi masyarakat sekitar.

" Kami berharap pihak pemerintah pusat dan daerah provinsi DKI Jakarta akan mempertimbnagkan usulan kami para pengusaha Kalideres ini untuk meningkatkan zonasi dari yang ada saat ini menjadi zonasi industri," pungkasnya.

▪ Jurnalis: AMY