Random Posts

Pasang Iklan disini hb Red 0895327076663

Pengedar Uang Palsu di Pasar Rawel Kalideres Diringkus Warga

Pelaku terduga pengedar uang palsu S tengah diintograsi oleh Babinsa Koramil 06 Kalideres Serma Jaka Katamsa, Jumat (14/6/2019) pagi.

Postnewstime|Jakarta- Seorang wanita berinisial S (38 ) ditangkap warga karena diduga mengedarkan uang palsu (upal) pecahan 100.000 di Pasar Tradisional Rawalele, Kel. Kalideres Kec. Kalideres Jakbar, pada Jumat (14/6/2019) pagi.


Barang bukti yang diduga uang palsu

Menurut keterangan Babinsa Koramil 06 Kalideres Serma Jaka Katamsa,  sekira pukul 07.00 Wib pelaku S belanja ayam membeli ayam potong setengah ekor kepada salah satu pedagang bernama H. Saprudin senilai Rp. 25.000 dan di bayar dengan uang pecahan Rp.100.000, 

Setelah dibayar pedagang tersebut memeriksa keaslian uang tersebut, ternyata uang yang digunakan untuk membayar itu diduga uang palsu.

" Pak Hajinya (pedagang ayam ) agak curiga, sebabnya kertasnya gak seperti uang asli," ujar Jaka seperti ditirukan dari seorang saksi, Sabtu (15/6/2019)

Karena curiga  pelaku langsung diamankan dan diserahkan kepada pengurus pasar.

Kemudian sekitar Pukul 07.35 Wib Kepala Pasar Untung menghubungi Babinsa Kalideres Serma Jaka Katamsa bahwa di Pasar Rawa lele telah tertangkap pengedar uang palsu. 

" Sekitar setengah delapan, pengurus pasar Pak Untung menyerahkan kepada kami," ujar Jaka.

Setelah dilakukan introgasi pelaku kata Jaka mengaku bahwa pelaku mendaptkan uang palsu dari seseorang.

Lebih lanjut Jaka menjelaskan, dari keterangan yang diperoleh, pelaku menukarkan uang palsu dengan cara menelpon pemilik uang palsu terlebih dahulu. Mereka janjian disuatu tempat.

"Tersangka menukarkan uang palsu Rp. 150.000  di tukar senilai Rp. 300.000 uang palsu,"ucapnya

Dari hasil intrograsi Babinsa bahwa pelaku diduga memiliki jaringan/sindikat pengedar uang palsu.

Untuk menindaklanjuti kasus tersebut, Serma Jaka menyerahkan pelaku berikut barang bukti ke Polsek Kalideres untuk di proses lebih lanjut. ( AMY )

Post a Comment

0 Comments