Mukim Indra Makmun: Minta Penyidik Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Ijazah Palsu -->

Advertisement

Mukim Indra Makmun: Minta Penyidik Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Tuesday, 2 July 2019




Postnewstime | Aceh Timur - Mewakilkan Warga Desa Seneubok Bayu,Imum Mukim Kecamatan Indra Makmu Usman Wahab, Meminta kepada Penyidik Satuan Reskrim Polres Aceh Timur segera menetapkan tersangka terkait kasus dugaan ijazah palsu (Ipal) yang diduga kuat telah digunakan Oknum Geuchik (Kepala Desa ) Berisial A.ltf desa Seuneubok Bayu Kecamatan Indra Makmu kabupaten Aceh Timur. Senin.1/7/2019.


Imum Mukim kecamatan Indra Makmun, Usman Wahab, Kepada media postnewstime Mengatakan,Warga Desa Seneubok Bayu terus bertanya dan meminta kepada ia nya untuk berkoordinasi dengan petugas Juru penyidik Polres Aceh Timur,menangani kasus Dugaan ijazah palsu Latif Rahman yang telah dilaporkan ke polisi terkait tindak pidana penggunaan ijazah palsu saat mencalonkan diri sebagai Geuchik pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2017 lalu, meminta penyidik Segera dapat menunjukan sebuah kepastian hukum," ucap nya.

"Lanjut Usman Wahab,kasus A. Ltf alias Geuchik Pateng itu sudah lama dipolisikan warga terhitung Sejak bulan April 2018 sesuai surat laporan polisi nomor LP/33/IV/2018 tanggal 12 April 2018 oleh pelapor mengenai kasus dugaan Ijazah Paket B yang diduga Aspal.


Selain itu A.Ltf alias Gechik pateng juga dinyatakan tidak mampu membaca Al Quran, sesuai keterangan Kepala KUA Kecamatan Indra Makmu nomor kk. 01.04.21pw.01/31/2016.

"kita berharap Penyidik Satuan Reskrim Polres Aceh Timur  profesional, kemudian dipercepat proses penyelidikan,sehingga kalau nanti terbukti bahwa benar ijazah itu palsu, kita minta Pemerintah untuk segera memperhatikan nya. Kita akan desak Pemerintah untuk segera nonaktifkan Kepala Desanya,” ujar dia.

Ia juga berharap , apabila kasus tersebut terkuak dan kades A.Latif alias Latif Rahman bersalah itu merupakan kewenangan penyidik Kepolisian dalam proses. dan tidak menutup kemungkinan yang bahwa kasus tersebut tidak hanya melibatkan Gechik A.Ltf

"Menurutnya, kasus dugaan ijazah palsu tersebut diduga itu ada ikut telibat oknum yang mambantu Gechik A.Ltf, baik itu dari Panitia Penyelenggara pilkades atau dari instansi terkait lainnya karena tidak menutup kemungkinan dia melakukan seorang diri terkait pengeluaran ijasah yang diduga palsu itu. “Yang jelas ada orang-orang yang mengerti  tentang itu, dan kita berharap nanti kepada aparat penegak hukum bisa melibatkan semuanya, karena itu tindakan pemalsuan dokumen negara,”tuturnya.Usman Wahab

Jurnalis: M.Alimin