Random Posts

Pasang Iklan disini hb Red 0895327076663

Sat Narkoba Polres Nganjuk Ungkap 12 Kasus Narkotik dan OBK

Polres gelar konfrensi pers

Postnewstime|Nganjuk-Keberhasilan Sat Narkoba Polres Nganjuk wajib diberi acungan jempol. Pasalnya, berhasil ungkap 12 kasus perkara yang terdiri dari 8 perkara narkotika dengan 14 tersangka dan 4 perkara Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) dengan 4 tersangka. Hari ini Selasa (30/07/2019) Polres Nganjuk menggelar Konferensi Pers di Mapolres Nganjuk yang dipimpin Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta.

Para tersangka

Dalam Konferensi Pers tersebut, Kapolres Nganjuk AKBP Dewa menyampaikan, dalam 8 perkara narkotika dengan 14 tersangka dan 4 perkara Okerbaya dengan 4 tersangka, ini ditemukan barang bukti yakni Pil double L sebanyak 70.000 butir yang berhasil di ungkap Satreskoba pada saat tersangka mendapatkan kiriman dan akan mendistribusikan.
Mendapatkan informasi hal tersebut, anggota Satreskoba Polres Nganjuk melakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan yakni dari 8 perkara Narkotika dengan 14 tersangka diantaranya adalah ATI (18th) warga Ds. Kepudibener Kec. Turi Kab. Lamongan, SI (44th) warga Kel. Lontar Kec. Sambikerep Kota Surabaya, AF (32th) dan DTH (27th) warga Dsn. Selotopeng Kec. Banyakan Kab. Kediri, AS (51th) warga Jl. Mayor Bismo Kel.Semampir, AFR (37th) warga Ds. Jarakan Kel. Kramat Kab. Nganjuk, MI (21th)dan YP (22th)serta AF (22th) warga Ds. Pacewetan Kel. Pace Kab. Nganjuk, AYA (23th) dan MYF (22th) warga Ds. Pacekulon Kec. Pace Kab. Nganjuk, KI (23th) dan EP (25th) warga Ds. Gondang Kec. Pace Kab. Nganjuk, IHC (29th) warga Ds. Joho Kec. Pace Kab. Nganjuk.
Sedangkan 4 perkara okerbaya dengan 4 tersangka yakni MR (27th) warga Ds. Kutorejo Kec. Kertosono Kab. Nganjuk, TS (35th) warga Ds. Sanan Kec. Pace Kab. Nganjuk, IA (22th) dan MI (21th) warga Ds. Pacewetan Kec.Pace Kab. Nganjuk.
Para tersangka ini dengan modus operandinya mengedarkan Pil dobel L diwilayah Nganjuk dengan sasaran dikalangan Pelajar maupun anaka-anak muda ,mereka mendapatkan barang haram tersebut dari luar kota dengan cara pesat pewat paket.
Setelah mendapatkan barang pengedar menawarkan ke apara pengguna dengan cara menjual secara paketbesar 1 bungkus 1000 butir seharga Rp.1.200.000,- dan juga bungkus kecil 1 bungkus 8 butir seharga Rp.15.000,-
Lebih lanjut, Kata Kapolres AKBP Dewa, Untuk sabu – sabu seluruhnya ditangkap dirumah masing – masing pada saat melakukan pemakaian dan ada yang akan melakukan pengedaran dari sabu – sabu tersebut. Dari sekian banyak seperti Pil Doubel L 70.000 itu merupakan cukup besar di Nganjuk sehingga ini merupakan suatu tangkapan yang luar biasa, bisa dikatakan yang bersangkutan adalah salah satu pengedar yang besar.
“Sasaran pengedar, yakni pemakai pada umumnya, sehingga 70.000 ini kita bisa bayangkan apa bila beredar di masyarakat  rata – rata 1 orang, 2 atau 4 dikalikan 70.000 bisa bayangkan masyarakat yang terkena dampak  dari Pil Doubel L dan yang disasar juga pelajar generasi millenial,” ungkap Kapolres.
Sementara itu, masih kata Kapolres, Dari 18 tersangka, rata rata residivis, tadi beberapa sudah kita tanyakan bahwa yang bersangkutan merupakan residivis di beberapa Polres, bahkan ada residivis yang baru keluar bulan lalu sudah melakukan kembali.
Mengenai Sabu – sabu, sedang kita dalami, sementara ini kita masih mengidentifikasi, dan merupakan jaringan Jawa Timur, tapi kami tetap mendalami untuk pengembangan jaringan yang lainnya, Kalau untuk Pil Double L merupakan jaringan gabungan dari Jawa Timur dan Jakarta,jumlah keseluruhan BB Sabu-sabu sebanyak 11.12 gram dengan 13 tersangka,Okerbaya 70.676 butir dengan jumlah tersangka 4 orang ,1 unit ranmor.
Ancaman terkait dengan narkoba adalah minimal 7 tahun sampai dengan 20 tahun penjara jadi kami menghimbau sekali lagi tolong anak – anak muda, kita merupakan generasi penerus bangsa kita tidak terpengaruh oleh obat – obat terlarang, pungkas Kapolres.

Dengan adanya kejadian bulan Juli yang cukup banyak yaitu 8 kejadian narkotika dengan 14 tersangka  kemudian 4 perkara Okerbaya dengan 4 tersangka. 
“ Kami Kepolisian Resort Nganjuk menghimbau kepada seluruh warga terutama generasi muda agar menjauhi  barang – barang berbahaya tersebut berupa narkoba, sabu – sabu, kemudian obat keras berbahaya, pil Doubel L dan sebagainya, Karena akan merusak dari masa depan anda semuanya dan juga akan merugikan dari pada keluarga serta orang tua," pungkas.
|Laporan: My Yiang, Hendra

Post a Comment

0 Comments