Irigasi Cisono Longsor Tak Di perbaiki ,Akibat nya Sawah Kekeringan -->

Advertisement

Irigasi Cisono Longsor Tak Di perbaiki ,Akibat nya Sawah Kekeringan

Rabu, 18 September 2019



PostNewsTime|Bayah,-Akibat irigasi Cisono longsor saat musim hujan pada bulan Januari lalu,berdampak kekeringan dan masyarakat terancam rugi saat panen padi mendatang, pasalnya padi-padi yang kekeringan tidak tumbuh subur serta daun-daunnya mengidap penyakit kuning.

Masyarakat desa gunung Wangun mengklaim akibat dari kurangnya pasokan air gara-gara saluran isrigasinya yang tak kunjung diperbaiki sampai saat ini.

Salah seorang pengurus irigasi tersebut Umsana (52) asal kampung sukalaksana mengatakan kepada wartwan bahwa sejauh ini mereka bergotong royong hanya bisa membuat talang kayu asalkan air bisa lewat.

"Namun air yang bisa di salurkan sangat minim hingga membuat masyarakat tidak kebagian dan berebutan, oleh karena itu kami sangat berharap kepada  pemerintah agar segera meninjau lokasi dan memperbaikinya," Harapnya.
Senin (16/09).

Diketahui, Irigasi Cisono tersebut Memiliki ukuran panjang 4 km dan berada di desa gunung Wangun kecamatan Cibeber kabupaten Lebak provinsi Banten ini Mengairi Hingga 520 Hektar.

Menurut kepala desa gunung Wangun Jaro Ukan. S Mengatakan Bukan hanya warga desanya saja yang menggunakan Air Dari Saluran Irigasi Cisono ini Diantaranya Warga Desa Situmulya, Kujang Jaya, Cikadu, Dan Kujang Sari.

"Saluran irigasi yang longsor tersebut pernah dibangun oleh Dinas SDA kabupaten Namun Titik yang longsor tersebut Tidak Terbangun ,Karena waktu itu tidak sepanjang saluran irigasi diperbaiki hanya diperbaiki titik yang lebih rawan," Ungkapnya.

(HERIYADI/Hengki juendi)