Pesatnya Era Digitalisasi Dinas Koperasi Dan UKM Kota Tangerang,Ajak Pelaku Organisasi Koperasi Berpola Sehat Dan Cerdas -->

Advertisement

Pesatnya Era Digitalisasi Dinas Koperasi Dan UKM Kota Tangerang,Ajak Pelaku Organisasi Koperasi Berpola Sehat Dan Cerdas

Kamis, 19 September 2019



PostNewsTime-Tangerang.Koperasi terbentuk atas kesepakatan bersama orang-orang untuk mendirikan cita-cita tujuan bersama dengan menyatukan potensi berbagai peran efektif di kelompokan menjadi pengurus,anggota dan pengawas.Koperasi kumpulan orang-orang yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan ekonomi,sosial dan budaya melalui perencanaan yang mereka miliki bersama dan mereka mengendalikan secara demokratis.


Oleh karena itu setiap koperasi harus bisa kaitkan menyatukan potensi ke dalam tujuan yang kolektif sehingga solidaritas dalam kebersamaan bisa menjadi modal terbesar di dalam bentuk usaha bersama serta dapat mensejahterakan anggotanya.Hal ini pula menciptakan iklim koperasi yang patuh dan displin dalam menjalankan fungsi-fungsi organisasi koperasinya sesuai undang-undang tentang pengkoperasian,maka di perlukan fungsi pengawasan,Demikian sambutan Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Drs. H. Herman Suwarman, M.Si,Selasa(17 September 2019) saat membuka Bimbingan Teknis(Bimtek)Pengawasan Koperasi Di Gedung Cisadane Lantai 4,Kota Tangerang.


"Pengawasan koperasi dapat di lakukan secara internal oleh pemerintah dan pengawas,pengawasan yang di lakukan oleh pemerintah di maksud untuk pembinaan,pemantauan,penilaian,pemeriksaan dan pemeliharaan kesehatan koperasi simpan pinjam dan unit simpan pinjam koperasi," ucapnya.


"Pengawasan koperasi bertujuan untuk meningkatkan efektifitas pelaksanaan pengawasan  koperasi oleh pemerintah,meningkatan kesadaran para pengelola koperasi dalam mewujidkan tata kelola koperasi sesuai aturan yang berlaku," jelasnya.


Masih dikatakan oleh Drs.H.Herma Suwarman,M.Si memang sekarang ini berkembang adanya penawaran simpan pinjam kepada masyarakat melalui online,bahkan banyak yang mengatas namakan koperasi.Apalagi Pemkot Tangerang sudah di canangkan atau jadi pilot project ekonomi syariah oleh Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) telah menetapkan langkah dan strategi utama masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024 sebagai langkah terobosan dan percepatan pertumbuhan ekonomi syariah di dalam negeri salah satunya lewat Gerakan Indonesia Ramah Zakat,program ini langsung dari Pemerintah Pusat.


"Koperasi digital berbasis syariah,jadi di era serba kemajuan teknologi dan digitalisasi kita jangan sampai ketinggalan zaman.Dengan adanya perkembangan teknologi yang pesat dan era digitalisasi peranan koperasi harus lebih di tingkatkan,karena peranan koperasi di lingkup masyarakat sangat membantu dalam roda perekonomian anggota dan  masyarakat," ucapnya.


Lebih lanjut Drs.H.Herma Suwarman,M.Si mengingatkan,jadi memang menjamur di kalangan masyarakat soal peminjaman online yang notabene adalah oknum rentenir tapi mengatasnamakan koperasi simpan pinjam.Kami pun berharap koperasi-koperasi yang ada di Kota Tangerang untuk terus di tingkatkan dan di kembangkan,sehingga bisa memberikan manfaat yang baik dan positif untuk kesejahteraan anggota serta masyarakat sekitarnya.


"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa mendorong program koperasiaan yang ada di Kota Tangerang,baik pengelolaannya maupun segi pengawasannya.Pengawasan koperasi ini adalah hal yang sangat penting dikarenakan setiap agenda program kerja koperasi jika tidak ada pengawasan,sama saja tidak ada perbaikan minimal kita  saling menciptakan gotong royong dan mencari solusi yang tepat setiap ada problem," imbuhnya.


" Jika ada oknum seperti itu kita akan segera bertindak bersama stake holde lainnya,dan untuk para pelaku dunia koperasi harus berpola sehat dan cerdas dalam mengelola dan mengembangkan koperasinya," tukasnya.


Sebagai informasi kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Koperasi Dan UKM Kota Tangerang berlangsung selama dua hari 17-18 September 2019 dan di ikuti 100 pengurus dan pengawas koperasi.Kegiatan Bimtek Pengawas Koperasi ini di hadiri oleh narasumber Ir.Devi Rimayanti,MM,Asdep Pemeriksaan Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM RI,Moh.Yusuf Choerullah, STSekretaris Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM RI dan dari LAPENKOP( Lembaga Pendidikan Koperasi ) sebut saja  Fredy Antonie, S.Sos,Taufik Rohman, SE dan  Sahroni, S.Pd.I.


Usman/Haryo