Random Posts

Pasang Iklan disini hb Red 0895327076663

Sosialisasi Kebijakan Dalam Rangka Peningkatan Layanan Angkutan Umum



PostNewsTime-Tangerang.Dinas Perhubungan Kota Tangerang menggelar kegiatan sosialisasi kebijakan dibidang perhubungan dalam rangka peningkatan layanan angkutan umum yang aman,nyaman dan teratur menjadikan Kota Tangerang layak huni,Kegiatan ini di langsungkan di Aula Kantor Kecamatan Pinang,Rabu( 09 Oktober 2019 ),Kota Tangerang.


Wahyudi Iskandar Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang mengatakan dalam kesempatan ini kami dari Dinas Perhubungan Kota Tangerang melaksanakan agenda sosialisasi di bidang perhubungan,yang memang khususnya ini terkait rencana operasional BRT dengan rute dari CBD Ciledug ke Tangerang City.Jadi akan ada jalur yang melintas dari mulai jalur Sudirman-Thamrin kemudian ke jalur KH.Hasyim Ashari sampai ke Ciledug begitu juga sebaliknya.


" Ada perputaran di Palem Ganda CBD Ciledug yang kemudian adanya perputaran di Tangerang City atau TangCity bagian belakang,jadi rutenya hanya seperti itu.Dan ini merupakan salah satu agenda besar kami yang merupakan rencana pengembangan 6 koridor.Maka di tahun ini bisa berjalan koridor tambahan yakni koridor 3 dan nanti tahun depan kami akan melaksanakan pengembangan BRT dengab koridor 3,4,5 dan 6,lalu ini sudah kami skemakan," ucapnya.


" Kemudian,kami akan terus mencoba untuk menyampaikan terkait pada rencana BRT ini kepada seluruh masyarakat,khususnya warga di Kecamatan Pinang,kemarin kami sudah melaksanakan di Kecamatan Ciledug,sehingga mudah-mudahan nanti pada saat BRT ini beroperasi bisa menjadi fasilitas untuk mempermudah masyarakat Kota Tangerang.Karena memang tarifnya itu cukup terjangkau tapi saat ini tarifnya Rp 2.000,-." sambungnya.


Wahyudi Iskandar memaparkan yang pasti tujuan dari pengembangan ini adalah sebagai pemenuhan atas kebijakan pemerintah untuk menciptakan transportasi yang aman,nyaman dan murah,itu memang tujuan pokok utamanya serta pada akhirnya pun secara teknis bisa mengurangi volume kemacetan atau bisa mengurangi beban yang berhimpitan di jalur utama.


" Tersedia 10 unit yang nanti akan beroperasi,jadi memang sudah jalan 3 koridor nantinya di tahun ini dan setiap koridor itu setiap unitnya 10 armada kendaraan,kalau secara operasional itu ada 10 unit armada kendaraan yang jalan BRT.1 unit BRT itu menggantikan 5 angkutan kota yang berhimpitan di jalur yang sama,sehingga di harapkan mengurangi beban di jalur rutenya yang intinya seperti itu," terangnya.


" Itu sudah menjadi agenda,jadi mudah-mudahan bisa menjadi pengembangan lainnya dari pengembangan sistem transit yang merupakan basisnya BRT nanti ada petugas provider dan segera bisa terealisasi secepatnya," pungkasnya.


Usman/Haryo

Post a Comment

0 Comments