Bupati Sukabumi; Sistem Informasi Geospasial Untuk Pengelolaan Pertahanan Terpadu

Advertisement

Bupati Sukabumi; Sistem Informasi Geospasial Untuk Pengelolaan Pertahanan Terpadu

Friday, 22 November 2019


PostNewsTime | Sukabumi,-Untuk mengintegrasikan urusan pertanahan dan penataan ruang, perlu diakselerasikan tiga instrumen yaitu kebijakan satu peta (KSP), neraca penata gunaan tanah dan konsolidasi lahan, hal ini disampaikan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami saat membuka Pembukaan dan Launching Integrasi Data Pertanahan dan Penataan Ruang Berbasis Geospasial.

Acara yang bertema" Membangun Kerjasama Strategis Pengelolaan Data Dan Analisis Geospasial dalam mendukung tertib pertanahan dan penataan ruang di Kabupaten Sukabumi".tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) di Hotel Augusta Cikukulu Cicantayan, Jum'at (22/11).

Bupati Sukabumi menjelaskan dalam pelaksanaan tertib pertanahan dan penataan ruang diperlukan pengelolaan terpadu.

"pemerintah Kabupaten Sukabumi memiliki kendala antara lain penyelenggaraan pertanahan dan penataan ruang yang belum terpadu dan belum sinergis dalam pertukaran data pertanahan,"paparnya.

Terkait dengan kebijakan satu peta (KSP), neraca penata gunaan tanah dan konsolidasi lahan, Bupati menekankan perlunya akselerasi dan integrasi data

" untuk mewujudkan akselerasi tiga instrumen integrasi KSP di Kabupaten Sukabumi, DPTR sudah memulai dengan membuat perjanjian kerjasama tentang integrasi data pertanahan dan penataan ruang berbasis geospal yang diharapkan akan menjadi pemicu pengembangan kerjasama dengan dinas/intansi lainnya,"ungkapnya.

Bupati berharap, dimasa datang sistem tersebut dapat berkontribusi nyata bagi keberhasilan pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Asep Rahmat Mulyana menerangkan Maksud dari lounching untuk memperkenalkan sistem informasi berbasis geospasial yang mendukung integrasi rencana tata ruang berbasis bidang tanah atau hak atas tanah berbasis rencana tata ruang.

Serta mempraktekan penggunaan konsep sistem informasi pertanahan dan penataan ruang kepada para pelaku membangun wilayah di Kabupaten Sukabumi.

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan kerjasama antara pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi mengenai Sistem Informasi Pertanahan dan Tata Ruang (SIPETARUNG) disaksikan oleh Bupati Sukabumi.

Lounching yang diikuti oleh 100 orang peserta yang terdiri dari unsur DPRD Kab. Sukabumi, unsur Badan Informasi Geospasial dan Kantor Pertanahan dari perwakilan lembaga pusat, unsur Perangkat Daerah dan para Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

(HERIYADI)