Diduga prustasi Terlilit Hutang Seorang Pemuda Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa

Advertisement

Diduga prustasi Terlilit Hutang Seorang Pemuda Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa

Wednesday, 27 November 2019




Postnewstime l Jakarta.-Kepolisian dari Polrestro Jakarta Barat bersama unit reskrim Polsek Cengkareng, langsung mendatangi lokasi kejadian penemuam mayat seorang pemuda didalam rumah kontrakan. 

Korban yang diketahui bernama Slamet Khudori (21 tahun), warga asal Pemalang Jawa Tengah sudah tidak bernyawa lagi dengan kondisi mengenaskan tergantung di jendela kamar kontrakannya di Jalan Haji Muchtar Rt 04 Rw 03, Durikosambi Cengkareng Jakarta Barat. 


Amrullah Ketua RW 03 Durikosambi mengatakan jenazah korban pertama kali ditemukan oleh sejumlah rekan kerja korban yang hendak mengetahui kondisi korban yang sudah dua hari tidak masuk bekerja.

"Sejumlah rekan kerja korban yang pertama kali menemukannya di lokasi, karena korban dikabarkan sudah dua hari tidak masuk kerja," katanya. 

Korban yang bekerja sebagai karyawan sebuah minimarket di Semanan Kalideres ini sudah tiga tahun lamanya tinggal seorang diri di lokasi kejadian.

"Korban tinggal di rumah kontrakan sudah selama tiga tahun dan sehari hari bekerja sebagai karyawan minimarket di kawasan Semanan," ujar Amrullah.

Sementara itu, Kapolsek Cengkareng Kompol H. Khoiri menuturkan jajarannya mendapatkan informasi dari warga bahwa telah ditemukan mayat seorang pemuda dengan kondisi sudah tewas tergantung menggunakan seutas tali tambang di jendela kamar.

"Informasi yang di dapat terkait peristiwa yang terjadi di lokasi kami pun langsung datang dan mengecek tkp. Benar saja posisi korban sudah tidak bernyawa lagi," tutur Kompol H Khoiri.

Terkait penyebab pasti tewasnya korban polisi masih terus menyelidiki, meski diduga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tak wajar tersebut karena korban frustasi dengan permasalahan hutang secara online yang belum mampu dibayarnya.

"Dugaan sementara korban tewas karena frustasi dengan hutang yang secara online namun korban belum mampu membayarnya," jelasnya. 

Pihak kepolisian di lokasi pun menemukan secarik kertas yang berisi pesan korban kepada teman temannya agar berhati hati jika meminjam uang secara online. 

"Kami juga menemukan secarik kertas yang berisi ajakan kepada teman nya untuk tidak berhutang secara online," tambah Kompol H Khoiri.

Selain secarik kertas pesan korban, polisi yang melalukan identifikasi jenazah korban dan lokasi kejadian mengamankan tali tambang, kabel listrik, ember serta meminta keterangan sejumlah rekan korban ke Mapolsek Cengkareng. 

"Kami mengamankan tali tambang, kabel dan ember air yang diduga digunakan korban untuk bunuh diri, serta rekan korban yang berada d Tkp," imbuh Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Akp Antonius yang di dampingi Bhabinkamtibmas Durikosambi Bripka Ahmad Haris di lokasi.

Sementara jenazah korban dievakuasi polisi ke rumah sakit Polri Kramatjati Jakarta Timur untuk keperluan otopsi.
 ( Sofyan/Red)