Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Berita Pilihan

Iklan Lowongan Kerja

Hukum

Berita Utama

Bisnis

Hukrim

Iklan Pendidikan

Iklan

ANDA MINAT BERKARYA DAN PASANG IKLAN DISINI HB:08953.2707.6663, SELURUH JURNALIS POSTNEWSTIME DI LENGKAPI DENGAN KARTU ANGGOTA&SURAT TUGAS PELIPUTAN YANG MASIH AKTIF,NAMA TERCANTUM DIBOX REDAKSI

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Peringati Hari Santri Nasional, Arief Ajak Santri Untuk Terus Berkarya

Sabtu, 02 November 2019 | November 02, 2019 WIB Last Updated 2019-11-02T06:44:02Z

PostNewsTime-Tangerang.Pemerintah Kota Tangerang menggelar kegiatan upacara dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kota Tangerang tahun 2019 dengan tema "Santri Nasional Untuk Perdamaian Dunia".


Peringatan Hari Santri ini diikuti tak kurang dari 5.000 santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Tangerang dengan Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah sebagai pembina upacara.


"Kami Pemerintah Kota Tangerang, mengucapkan selamat Hari Santri Nasional,"


"Semoga para santri di kota Tangerang turut mengambil bagian dalam mewujudkan kota yang ber Akhlakul Karimah," ujar Arief dalam upacara yang berlangsung di Alun - Alun Kota Tangerang, Selasa (22/10).


Wali Kota menambahkan Pemkot Tangerang terus mendorong masyarakat termasuk para santri melalui berbagai program pembinaan dan pelatihan dengan sistem kaderisasi secara terstruktur, masif dan sistematis untuk terus berkarya.


"Wadahnya sudah ada Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) dan juga ada ULPTQ di tiap kelurahan,"


"Untuk itu, pondok pesantren harus mampu berkembang menjadi pusat ilmu," tutur Arief.


"Sehingga para santrinya mempunyai wawasan yang luas untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat," imbuhnya.


Wali Kota juga berpesan agar para santri siap dalam menghadapi era digital dan revolusi industri 4.0, salah satunya dengan menggunakan internet secara bijak lantaran memiliki aspek manfaat dan mudharat yang besar.


"Menggunakan medsos harus dengan bijak. jangan mudah terprovokasi dengan konten-konten yang dapat memecah belah umat. Terus ajarkan dan syiarkan nilai kebaikan, agar tidak menimbulkan kebencian apalagi faham radikalisme yang bisa merusak persatuan negara Indonesia," tukas Arief.


Usman/Haryo/Hms
×
Berita Terbaru Update