PILKADES Gp Blang Pauh Dua Dianggap Curang, Tokoh Pemuda Minta Kepastian -->

Advertisement

PILKADES Gp Blang Pauh Dua Dianggap Curang, Tokoh Pemuda Minta Kepastian

Sabtu, 23 November 2019



Ket.photo: Tokoh Pemuda 

Postnewstime | Aceh Timur - Kegiatan pemilihan kepala desa (PILKADES) Gampong blang pauh dua sudah selesai dilaksanakan sekira 3 bulan yang lalu, namun anehnya hingga sekarang ini belum ada kejelasan tentang siapa yang menjadi KPA di Gampong tersebut.

Tokoh pemuda,Iskandar Mengatakan,pemilihan kepala desa yang berlangsung pada tanggal 2 Sep 2019 diikuti Oleh  dua orang kandidat,01: ILYAS, 02 : ZARKASYI ,Keduanya merupakan warga Gampong Blang Pauh Dua Kecamatan Julok, kabupaten Aceh Timur


Menurut DPT dan DPTB Sebanyak 770 peserta yang sudah wajib untuk memilih, namun hanya 550 peserta pemilihan yang hadir, termasuk salah satu peserta pemilih asal luar daerah dan pemilih yang belum menetap selama (6) enam bulan di gampong tersebut,"ujar Iskandar .

Setelah Lanjut Iskandar, Kandidat yang dipilih atau terpilih,otomatis ada yang memimpin Gampong blang pauh dua tersebut,namun yang terjadi saat ini sangat berbeda dengan gampong-gampong lainnya yang ada di kecamatan Julok kabupaten Aceh Timur. Jumat, 22 Nov 2019.

Tanggal 2 Sep 2019, itu merupakan hari dan tanggal penentuan pemimpin Gampong kami,  namun tanggal tersebut di nodai oleh oknum panitia, yang sengaja memasukkan nama pemilih dari luar daerah dan pemilih yang belum menetap selama ( 6) enam bulan, saya atas nama pemuda gampong Blang Pauh  Dua meminta kepada pihak penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penyimpangan ini pinta Iskandar

Anggota tuha puet gampong Blang Pauh Dua Taufik Ibra mengataka, kami di pihak tuha puet sangat netral, kami tidak berpihak kepada siapa pun,  ini menyangkut dengan permasalahan Dana Desa, jika keuchik terpilih tidak bisa di lantik karena ada gugatan dari lawan keuchik, kami meminta kepada Camat agar menetapkan keuchik Pejabat sementara (PJ) 

Setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat yang diatur dalam Qanun ini 
berhak untuk memilih dan dipilih dalam pemilihan keuchik. 
Pasal 11 
(1) Yang berhak memilih adalah Warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat 
sebagai berikut: 
a. telah berumur paling rendah 17 (tujuh belas) tahun pada hari pemungutan suara 
atau telah/pernah menikah secara sah; 
b. telah berdomisili di gampong yang bersangkutan paling singkat 6 (enam) bulan 
sebelum masa pendaftaran pemilih dimulai; 
c. tidak sedang dicabut haknya sebagai pemilih berdasarkan putusan pengadilan 
yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap; dan 
d. terdaftar sebagai pemilih. 
(2) Hak untuk memilih menjadi gugur apabila pemilih tidak lagi memenuhi syarat-syarat 
sebagaimana dimaksud pada ayat (1). 
Pasal 12 
Tata cara pendaftaran pemilih ; 
a. pendaftaran pemilih dari warga gampong yang memenuhi syarat dilaksanakan oleh 
P2P; 
b. daftar pemilih sementara disusun berdasarkan abjad dan diumumkan kepada 
masyarakat oleh P2P; 
c. penduduk gampong dapat mengajukan usul, saran atau perbaikan terhadap daftar 
pemilih sementara sebagaimana dimaksud pada huruf b paling lama 7 (tujuh) hari 
kerja terhitung sejak daftar pemilih sementara diumumkan; 
d. daftar pemilih sementara yang telah di teliti dan di perbaiki ditetapkan oleh P2K 
menjadi daftar pemilih tetap; dan 
e. daftar pemilih tetap sebagaimana dimaksud pada huruf d diumumkan kepada 
masyarakat paling lama 7 (tujuh) hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara.

Panitia P2k Gampong Blang pauh Dua diduga tidak menjalankan poin poin dalam aturan tersebut, kami meminta agar pihak penegakan hukum mengusut dugaan penyimpangan dalam pilkades di gampong kami, buktinya ada pemilih yang belum menetap lama, dan ada pemilih siluman dari luar daerah ujar kepala dusun Teladan Agustiar kepada sejumlah awak media.

Jurnalis: M.Alimin