Polemik Pemilihan Ketua Rt/Rw di Perum Taman Jaya, Ini Kata Lurah Cipondoh Makmur -->

Advertisement

Polemik Pemilihan Ketua Rt/Rw di Perum Taman Jaya, Ini Kata Lurah Cipondoh Makmur

Senin, 25 November 2019





Kota Tangerang - Poses Pemilihan RW di Taman Jaya RT.04 RW.11, Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang Provinsi Banten, dinilai tidak transparan dan terbuka.

Hal ini disampaikan oleh Ketua RT.02 Taman Jaya, Yosep Harianto, kepada awak media, Minggu (24/11/2019). Menurutnya, tata cara pemilihan RW ini tidak transparan sama sekali dan menyalahi peraturan walikota Tangerang Perda no 3 tahun 2011


Bahkan, lanjut Yosep, seperti penunjukan balon RW itu tidak pernah di konfirmasi oleh panitia, dan juga yang bukan warga taman jaya juga boleh ikut memilih ini kan lucu aturan dari mana, orang cuman ngontrak di taman jaya dan punya KTP luar bisa ikut memilih.

"Hari terakhir mau pemilihan baru gambar calon RT dan RW di Pampang di tempat pemilihan, warga pada nanya ke saya, ko hari pas mau pemilihan baru di pasang foto-foto calon sih, calon RT sama calon RW siapa sih ko kayak beli kucing dalam karung sih, itu tanya warga ke saya.", beber Ketua RT.02

Daftar jumlah pemilih tidak sesuai dengan KK dan KTP warga Taman Jaya RT.01, kayak daftar pemilih tetap 51 orang, tapi setau saya kurang lebih pemilih yang ada di RT.01 itu totalnya ada 17 Keluarga itu yang punya KTP dan KK yang jelas warga disini.

"Kayak tadi KTP pak Karsito sebagai pengontrak di Taman Jaya, ko dapat undangan untuk memilih, dan juga warga tadi si Wahyu KTP nya Lampung dan ngontrak di Taman Jaya, ko juga dapat undangan, panitia jelas melanggar aturan Perda No.3 tahun 2011," tukas Harry warga RT.01

Sementara, Lurah Cipondoh Makmur, Boikey menjelaskan, jika ia tidak mengetahui, bahwa aturan yang telah disepakati oleh warga Taman Jaya yang tidak transparan dan terbuka itu, seperti yang di sampaikan oleh ketua RT 02 dan warga RT 01.

"Saya juga waktu itu ditemui oleh panitia penyelenggara di lapangan futsal dan panitia menyerahkan hasil kesepakatan bersama tentang pemilihan RW di taman jaya.", Terang lurah Cipondoh

Disinggung terkait dengan penyerahan berita acara musyawarah warga RW Taman Jaya Kepada Kelurahan Cipondoh, saya tidak mengetahui masalah surat berita acara itu.

"Saya tidak pernah menerima surat berita acara tersebut, hanya saja saya mengetahui ada musyawarah warga di taman jaya itu saja terkait dengan pemilihan RW.," tegas Lurah Cipondoh

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara, Titin Rohatin menyampaikan, bahwa pemilihan RT/RW telah dilakukan secaea transfaran, tidak ada yamg menyalahi aturan Perda, seperti yang di sampaikan Ketua RT dan warga, berita acara musyawarah warga juga sudah kami kasihkan ke Kelurahan Cipondoh," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan, Bendahara Panitia Pemyelenggara, Diana, bahwa semua warga boleh memilih meskipun beda KTP, yang penting berdomisili di taman jaya di atas 6 bulan atas.

"Perda No.3 tahun 2011 yang dikeluarkan oleh Pemkot Tangerang, dalam huruf J di jelaskan, telah bertempat tinggal tetap di RT/RW setempat sekurang-kurangnya 1 tahun secara terus-menerus dan dibuktikan dengan kartu keluarga." ujarnya.

Lanjut Diana, didalam Perda No.3 tahun 2011 tata cara pemilihan RT/RW dalam bab V Kepengurusan Pasal 11, ayat 1 pengurus RT adalah penduduk setempat yang terdaftar dalam kartu keluarga, Ayat 2 Pengurus RW adalah penduduk setempat yang terdaftar dalam kartu keluarga.

"Dan Pasal 11 Ayat 3 Setiap warga negara Indonesia di wilayah RT/RW setempat memiliki hak yang sama untuk memilih dan dipilih sebagai calon pengurus RT/RW sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam peraturan daerah ini," pungkasnya. (ril/red)