Good Job ! KPA Bersama Dinkes dan Diskominfo, Launching Aplikasi Simonick Jelita -->

Advertisement

Good Job ! KPA Bersama Dinkes dan Diskominfo, Launching Aplikasi Simonick Jelita

Friday, 20 December 2019



PostNewsTime-Tangerang.Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menyelenggarakan seminar pencegahan penularan Virus Human Immunodeficiency (HIV) dan Acquired Immundeficiency Shyndrome (AIDS) dari ibu ke anak serta launcihing aplikasi Simonick Jelita, bertempat di Aula Gedung Kantor RSU Kabupaten Tangerang Jalan Perwira Kota Tangerang, Rabu (18/12/2019).


Seminar tersebut selain mensosialisasikan tentang gambaran situasi kondisi HIV/AIDS khususnya Ibu dan Anak, juga sebagai upaya untuk mencapai Komitmen Triple Eliminasi (3 Zero) HIV- AIDS.


Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang H.Mochamad Maesyal Rasyid mengatakan, acara ini merupakan sosialisasi serta upaya untuk mencari solusi pencegahan terhadap penularan HIV/AIDS agar jumlah penularan HIV/AIDS jangan sampai meningkat.


“Untuk bisa menjelaskan kepada masyarakat sekaligus untuk pencegahannya secara medis, mudah-mudahan ini ada pemecahannya, ada solusinya,” imbuh Maesyal.


Direktur RSUD Kabupaten Tangerang Naniek Isnaeni menerangkan, saat ini jumlah penderita HIV/AIDS yang tercatat oleh pihaknya dan rutin melakukan pemeriksaan mencapai sekitar 936 pasien.


Di tempat yang sama,Sekretaris KPA Kabupaten Tangerang Efi Indarti dalam keterangan tertulisnya menuturkan, SiMONIC Jelita sengaja dibuat untuk dapat memperoleh informasi yang terintegrasi terkait penderita HIV/AIDS di Kabupaten Tangerang.


“Serta untuk dapat menjangkau lebih banyak orang yang terdampak HIV/AIDS sehingga pemerintah atau Dinas Kesehatan dapat melakukan penangannya yang lebih lebih optimal,” katanya.


Ia menambahkan, KPA bersama Dinas Kesehatan harus melakukan inovasi – inovasi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, masalah HIV/AIDS terus membutuhkan terobosan guna memunculkan solusi baru.


“Itu terbagi dari wilayah Kabupaten dan Kota Tangerang, tetapi 60 persen berasal dari Kota Tangerang,” tutupnya.


Sementara, dalam kesempatan yang sama pihak KPA beserta Dinas Kesehatan dan Dinas Kominfo Kabupaten Tangerang juga meluncurkan aplikasi untuk mendukung layanan kesehatan di Kabupaten Tangerang.


Usman/Haryo/Hms