Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Berita Pilihan

Iklan Lowongan Kerja

Hukum

Berita Utama

Bisnis

Hukrim

Iklan Pendidikan

Iklan

ANDA MINAT BERKARYA DAN PASANG IKLAN DISINI HB:08953.2707.6663, SELURUH JURNALIS POSTNEWSTIME DI LENGKAPI DENGAN KARTU ANGGOTA&SURAT TUGAS PELIPUTAN YANG MASIH AKTIF,NAMA TERCANTUM DIBOX REDAKSI

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hasil RDP DPR RI Komisi II Dengan Forkonas

Senin, 16 Desember 2019 | Desember 16, 2019 WIB Last Updated 2019-12-16T11:08:24Z

PostNewsTime | Jakarta,-Forum Komonikasi Nasional ( Forkonas ) Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB ) SE Indonesia gelar rapat dengar pendapat dengan DPR RI Komisi II, DI Ruang Rapat Komisi II DPR RI Jakarta,Senin 16/12/2019.

Gelar Rapat Dengar Pendapat di hadiri beberapa perwakilan CDOB Se indonesia,dan Anggota DPR RI.

Sekum Forkonas Abdurahman Sang S.Sos.M.SI selesai acara menyampaikan hasil pertemuan tadi adalah salah satu bentuk perjuangan para pengurus FORKONAS agar pemerintah pusat segera mencabut moratorium sebagai bukti keseriusan pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya.


"Komisi II DPR RI  telah membentuk Panja Penataan Daerah dan segera mengundang Kemendagri untuk membicarakan usula usulan Forkonas dan team lain hari ini.
Forkonas meminta komisi dua untuk mendesak pemerintah, menjadikan UU No 23 tahun 2014 sebagai  dasar hukum pemekaran dan segera menerbitkan Peraturan pemerintah tentang Penataan daerah dan Peraturan Pemerintah tentang Desain Besar Penataan Daerah. Dan menggunakan syarat ketat untuk menyeleksi CDOB yang layak mekar," ungkap sekum Abdurahman.

"Ada pun Perbedaan data antara Kemendagri 314 CDOB, kementerian Keuangan 254 CDOB, DPD 173. Perlu sinkronisasi dan kajian faktual untuk memastikan angka riil dan menghindari argumentasi biaya tinggi.
Pasca reses, komisi dua akan menindak lanjuti masukan2 semua team hari ini untuk dibicarakan dengan pemerintah.
Mari kita tunggu RDP komisi II DPR RI dengan Kemendagri pada akhir bulan Desember 2019,"demikian di sampaikan hasil dari Rapat Dengar Pendapat .

Sementara para pejuang pemekaran terus menyampaikan bahwa mereka hanya ingin Mekar bukan Makar.

(HERIYADI )

×
Berita Terbaru Update