Kisah Geopark Ciletuh Palabuhanratu Mendapat Pengakuan UNESCO Global Geopark -->

Advertisement

Kisah Geopark Ciletuh Palabuhanratu Mendapat Pengakuan UNESCO Global Geopark

Selasa, 17 Desember 2019




Postnewstime l Sukabumi.- Geopark Ciletuh Palabuhanratu yang belum lama ini mendapat pengakuan dari UNESCO Global Geopark yang berada di wilayah Selatan Jawa Barat, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat ini memiliki keragaman Geologi, Biologi dan Budaya Luhur.


Destinasi unggulan di kawasan Ciletuh Palabuhanratu meliputi, Curug Cimarinjung, Curug Sodong, Suka Maju Cikakak, Geyser Cisolok, Pantai Pala Mang, Pantai Ujung Ganteng, Pulang Kunti, Pantai Cimaja, Kesepuhan Siap Resmi, Kesepuhan Cita Gelar, Arboretum Ciletuh, Geopark Information Center, Kuil Dewi Kwam Im, Leuwi Kenit, Konservasi Penyu.

Demikian ungkap Deni Nugraha, Ketua Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) kepada Media Postnewstime saat di wawancara di Kantor Desa Sukamaju , Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (16/12/2019).


Dikatakan Deni, Komunitas masyarakat yang berada di Celetuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark adalah pelaku utama dalam pengelolaan dan pengembangan potensi perekonomian, sesuai dengan motto Geopark untuk memuliakan bumi, mensejahterakan masyarakat.

"UNESCO Global Geopark ditetapkan sebagai Geopark bersekala International, karena memiliki warisan geologinya yang langka dan peran serta masyarakat dalam pembangunan kawasan seluas 126,100 Hektar, memiliki tiga keragaman, yakni Geologi, Hayati dan Budaya," ungkap Deni Nugraha.

Sementara, Kepala Desa Sukamaju Kecamatan Cikakak, H. Empang Sopiandi, menyambut baik kunjungan Wartawan Media Postnewstime. Ia mengatakan, dua destinasi wisata yang berada di Desa sukamaju , Curug Suka Maju Cikakak dan Kuliner Buah Durian yang sudah mempunyai lebel Durian khas Desa Cikakak.

"Sudah masuk tahun ke tiga, tepatnya awal Januari, kontes Durian Cikakak selalu di ikuti oleh masyarakat Desa sukamaju dengan animo meriah sekali," ujarnya kepada Wartawan Media Postnewstime.

"Oleh karena itu, kita akan mengadakan kembali kontes yang ke tiga nanti, dengan dukungan dari Kabupaten dan Pemerintah Pusat," tutupnya.

Sebagaimana Diketahui, Curug Suka Maju yang tak jauh dari Kantor Desa sukamaju ini akan semakin ramai bila waktu musim libur tiba, yakni pada hari Sabtu dan Minggu, baik dari Wisatawan loka maupun dari Mancanegara.

Jurnalis : Mifta
Editor : Heri Tambora