Yayasan Sosial dan Kemanusiaan Lazim Jakarta Gelar Khitanan Massal Gratis -->

Advertisement

Yayasan Sosial dan Kemanusiaan Lazim Jakarta Gelar Khitanan Massal Gratis

Tuesday, 24 December 2019




Postnewstime l Jakarta.- "Amanah Dalam Amal Peduli Sesam Insan" menjadi tajuk utama dalam kegiatan Khitanan Massal 2019, yang digelar oleh Yayasan Sosial dan Kemanusiaan Lazim Jakarta, di Jalan Adil II, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (22/12/2019).


Acara dihadiri oleh Wakil Walikota Jakarta Timur, Drs. H. Usmayadi, mewakili Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Rt/Rw setempat, Camat Cipayung diwakili oleh Lurah Lubang Buaya, H. Fathoni, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Yayasan, Ustazd Nurohman, mengatakan, bahwa program utamanya dari Yayasan Lazim adalah memberikan pelayanan Kemanusiaan dalam bentuk khitanan massal dan kaum dhuafa.


"Dalam sepekan saja, yang mendaftar sebanyak seratus anak yatim piatu dan dhuafa, bahkan bisa lebih, jika tidak dibatasi," ujar Ustadz Nurohman kepada Media ini.

Setelah di khitan, lanjut Ustadz Nurohman, anak-anak diberikan bingkisan dalam bentuk tas sekolah, al-qur'an, buku, baju koko, kain sarung, buku tulis, alat tulis dan uang sekedarnya.


Wakil Walikota Jakarta Timur, H. Usmayadi menyampaikan terimakasihnya telah membantu Pemerintah Pusat yang bisa menjangkau ke masyarakat dalam hal sosial dan kemanusiaan.

"Mudah-mudahan kedepannya Profosal yang telah masuk ke Kemensos, serta Gubernur DKI Jakarta dapat cepat terjawab," ungkapnya.

Sementara, ditempat acara, salah satu orang tua peserta khitanan, Alpian merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan sosial khitanan massal gratis.

"Kalau sunat di dokter, umumnya harga hampir mencapai tujuh ratus ribuan, saya sangat berterima kasih kepada yayasan telah membantu," ungkap Alpian yang bekerja hanya sebagai tukang ojek pangkalan.

Sebagaimana diketahui, Yayasan Sosial dan Kemanusiaan Lazim Jakarta, yang dikomandoi oleh Ustadz Nurohman, sejak Tahun 2009 sudah mulai melakukan atau mengadakan kegiatan khitanan massal dan kemanusiaan.

Penulis: Hadi/Diar
Ed : Heri Tambora