Pemda Morotai Kini Miliki Kapal Wisata Dodola Expres, Ini Tanggapan Warga -->

Advertisement

Pemda Morotai Kini Miliki Kapal Wisata Dodola Expres, Ini Tanggapan Warga

Friday, 24 January 2020

KM Dodola Expres

Postnewstime l Morotai - Satu lagi terobosan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara untuk meningkatkan pelayan transportasi laut di sektor pariwisata, kini miliki kapal pariwisata yang melayani para wisatawan dari pelabuhan kota daruba ke pulau Dodola pergi dan pulang (PP), bagi Wisatawan Nusantara (Wisnus) dan Wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Pulau Morotai, Kabupaten yang kaya akan wisata pantai, pulau dan sejarah perang dunia ke II.

Kapal cepat yang berkapasitas 50 penumpang itu, nampak mewah serta dilengkapi sejumlah fasilitas didalamnya, hal itu terlihat saat dilakukan uji coba oleh Pemkab Morotai, pada rabu 22 Januari 2020. Usai bantuan dari Kemendes-PDTT untuk Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai itu diserahkan dan diperuntukkan melayani para wisatawan saat menuju pulau pulau wisata yang ada di depan Kota Daruba, Pulau Morotai.

Ketua TP-PKK Kabupaten Pulau Morotai, Sherly Tjoanda, melalui dinding Facebooknya mempromosikan kapal tersebut sebagai fasilitas baru yang dimiliki Dinas Pariwisata.

Menurutnya, KM Dodola Express akan beroperasi dalam waktu dekat, menjadi kapal penumpang regular Daruba - Dodola dengan kapasitas 50 penumpang. Sambili dirinya mengapresiasi Dinas Pariwisata Pulau Morotai.

"Mantap Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai." Pungkasnya.

Perlu diketahui, bahwa bantun satu unit kapal cepat tersebut berasal dari Kementrian desa,  Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) adalah atas permintaan Pemkab Morotai melalui  pengusulan proposal oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Pulau Morotai pada tahun silam.

Sementara salah satu warga Daruba, sebutlah Usman, juga memberi apresiasi kinerja pemda sehingga mendapat bantuan kapal yang cukup mewah tersebut.

Namun dirinya, juga mengkritisi kinerja Dinas Pariwisata dalam merawat sejumlah fasilitas yang dimilikinya di anggap tidak becus selama ini sehingga banyak yang rusak.

"Sebenarnya Dinas pariwisata sebelumnya sudah miliki alat transportasi untuk wisatawan, tapi tidak dimaksimalkan dan tidak dirawat sehingga hancur begitu saja. Selain itu, sejumlah wahana di pulau Dodola juga minim perawatan hingga rusak. Padahal anggarannya sangat besar untuk adakan semua itu. Semoga yang ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dan paling penting di rawat." Semburnya.

Selain itu dirinya berharap agar secepatnya dioperasikan oleh Dinas terkait. Sehingga memudahkan para pelancong ke pulau pulau wisata yang ada.

"Dinas Pariwisata kalau boleh jangan dibiarkan KM Dodola Expres Terlalu lama berlabuh. Segeralah dioperasikan agar para wisatawan tidak bingung lagi mencari transportasi laut untuk ke pulau dodola. Selain itu PAD bagi sektor pariwisata akan bertambah." Pungkasnya.

Jurnalis: Abdul