Bupati Bangka, Berkunjung ke Rumah Nelayan Hilang -->

Advertisement

Bupati Bangka, Berkunjung ke Rumah Nelayan Hilang

Admin
Monday, 2 March 2020

Bangka, Siber.News - Bupati Bangka, Mulkan akhirnya datang ke rumah nelayan hilang, Abdullah alias Dul alias Dul Congek (33) di Kelurahan Partipadang Sungailiat Bangka.( 02/03/20)

Setelah melakukan coffee morning bupati bangka Mulkan SH MH, didampingi Sekda bangka Andi hudirman , kadis dinsos Baharuddin Bafa, kadis kominfotik Zulkarnaen, BPBD Ansori muslim, meluangkan dan menyempatkan waktu ke rumah nelayan yang dikabarkan menghilang dan memberikan bantuan.

Bupati menyampaikan kepada keluarga bersabar.Sembari menunggu kepastian dari pihak dilapangan terkait kabar terbaru dalam pencarian korban.

Bupati menjelaskan juga kepada keluarga bahwa tim dilapangan berusaha penuh dan maksimal dalam pencarian korban serta berusaha menginformasikan lebih awal terkait berita baru dilapangan, Keselamatan nomor satu,"tegas mulkan

Kedatangan orang nomor satu di jajaran pemerintahan daerah ini sebagai bentuk ungkapan belasungkawa.

Selain menyampaikan rasa duka, Mulkan juga menyerahkan bantuan sejumlah uang pada Abu Hafaz (64), orangtua korban beserta keluarga lainnya

Kedatangan bupati dan rombongan diterima oleh Abu Hafaz beserta istri dan adik serta kakak korban.

Sudah satu pekan tim melakukan pencarian pada Dul, namun tak membuahkan hasil. Sementara temuan potongan jenazah, dua hari lalu di Pantai gelam tanjung berikat Bangka Tengah, masih diragukan apakah itu jasad Dul atau jasad orang lain.

Namun yang jelas menurut Mulkan, apapun yang terjadi, ia mengucapkan rasa belasungkawa pada keluarga korban.

"Sebagai kepala daerah, pertama saya mengucapkan turut berduka cita, belasungkawa pada keluarga yang terkena musibah ini.Tentunya kami pemerintah daerah sudah melakukan upaya pencarian selama tujuh hari namun belum menemukan titik terang," ungkap Mulkan

Sementara soal temuan potongan mayat di pantai gelam tanjung berikat Bangka Tengah, pihak berwenang sudah meminta sempel DNA dari salah satu keluarga korban dan akan dicocokkan pada sempel DNA potongan mayat yang di temukan.(bi)