Bupati Pandeglang Kamana Bae, Warga Kel. Kadomas Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Advertisement

Bupati Pandeglang Kamana Bae, Warga Kel. Kadomas Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Monday, 30 March 2020

Pandeglang - Banten, Siber.news | Bertahun tahun warga sekitar atau masyarakat secara umum rutin melintasi jalan yang menghubungkan antara kelurahan Kadomas kecamatan Pandeglang - Banjar dengan kondisi terbilang rusak berat, hingga membuat masyarakat geram dengan kondisi jalan itu dan akhirnya warga sekitar berinisiatip memperbaiki jalan tersebut dengan swadaya semampunya.


Bahkan terucap oleh warga bahwasanya jalan itu luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, hingga keluarlah sebuah selogan "BUPATI PANDEGLANG KAMANA BAE", demikian bunyi selogan warga yang dikatakan kepada Siber.news.


"Jalan ini sudah Bertahun-tahun tidak tersentuh oleh Anggaran perbaikan apalagi peningkatan, maka atas dugaan ketidak pedulian pihak pemerintah, kami warga disekitar melakukan permaikan alakadarnya sebagai protes terhadap Pihak-pihak yang bersangkutan," papar warga yang tengah bekerja perbaikan jalan yang rusak, Sabtu (28/03/2020).



Masih di Lokasi yang sama, Abdul Aziz Warga Kampung Wangkelang kelurahan Kalanganyar - Pandeglang bertutur dengan nada kesal dan kecewa terhadap pemerintah yang bersangkutan dengan jalan tersebut.


"Kami bagian dari warga kelurahan Kalanganyar kecamatan Pandegllang sangat merasa terlupakan atau mungkin juga dilupakan oleh Pemkab Pandeglang karena kondisi jalan yang hancur bertahun tahun tidak kunjung juga diperbaiki, padahal keluhan demi keluhan kami sampaikan kepada pemkab melalui kelurahan setempat," tutur Abdul Aziz salah satu Tokoh muda di Lingkungan kelurahan Kalanganyar.


Ditambahkan Aziz, menurutnya jalan tersebut posisinya di bibir Kota pemerintahan kabupaten Pandeglang, namun sangat disesalkan luput dari perhatian dan mungkain sengaja tidak mau melirik atau peduli terhadap kondisi jalan yang sangat dibutuhkan warga sekitar khususnya.


"Kami merasa dilupakan bahkan dianak tirikan, pemkab begitu TULI atas Keluhan-keluhan yang kami sampaikan," jelasnya dengan Roman kecewa terhadap para pemimpin yang bersangkutan di Pandeglang. (M. Irfan Dani)