Busyet....Proyek Buah Naga Desa Cikentrung Diduga Fiktif -->

Advertisement

Busyet....Proyek Buah Naga Desa Cikentrung Diduga Fiktif

Admin
Monday, 9 March 2020

Pandeglang ,Sibernews – Dana desa diprioritaskan manfaatnya untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, kualitas hidup manusia, serta penanggulangan kemiskinan, yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa.


Adanya Otonomi desa ini pemerintah desa dalam diberikan keleluasaan dalam melakukan pengelolaan keuangan desa. Salah satu program yang diberikan pemerintah saat ini adalah pemberian dana desa dengan tujuan pemberian dana desa ini adalah untuk mendanai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat desa.


Namun, dalam pelaksanaan penggunaan dana desa masih dirasakan belum efektif dikarenakan belum memadainya kapasitas dan kapabilitas pemerintah desa dan belum terlibatnya peran serta masyarakat secara aktif dalam pengelolaan dana desa.


Setahun sudah perjalanan proyek di desa Cikentrung kecamatan Cadasari diantaranya ada kegiatan untuk penenaman buah naga untuk masyarakat yang didanai oleh Program Dana Desa (DD) tahun 2018.


Program yang dinilai sangat bermanfaat namun hanya isapan jempol belaka pasalnya, tanaman buah naga tersebut diduga tidak dilaksanakan oleh pihak pemerintah Desa Cikentrung dalam tahun pembangunan tersebut bahkan hingga kini.


Hasil pantauan media dilapangan ternyata memang tidak ditemukan adanya penanaman itu, bahkan hasil penelusuran investigasi dilapangan dari beberapa sumber yang patut diakui kebenarannya mengatakan, jika bantuan tersebut memang telah diaudit oleh pihak pihak yang terkait dalam pelaksanaan DD itu.


Seperti dikatakan Camat Cadasari Abdul Kabir di ruang kerjanya belum lama ini mengatakan, pihaknya mengaku baru saja duduk dikursi Camat Cadasari ini, pihaknya mengaku belum bisa mengetahui kejadian yang sebenarnya jika ada penanaman Buah naga ini fiktif yang terjadi di desa Cikentrung.


“ semua kita serahkan saja kepada Tim Auditor Program  bahkan hingga kini saya belum mengetahui secara pasti”, kilah Camat.


Hingga sejauh ini kami masih mempelajari karakter dan tipikal semua Kepala Desa se-kecamatan Cadasari, namun semuanya akan menunggu hasil audit dari Tim Auditor, kita masih menunggu, jelas Abdul Kabir.


Terpisah dikatakan Kepala Desa Cikentrung  Drs. Yusron Kepala Desa Cikentrung  mengatakan pihaknya mengaku jika pelaksanaan program Dana Desa itu belum selesai dilaksanakan namun masih ada kekurangan, dan pihaknya mengaku akan menyelesaikan dengan semua pihak atas program itu, hanya waktu saja, jelasnya. (dad)