Franklin dan Sarbin Dua Pemain Morotai United Yang Dilirik Pelatih Ricky Nelson -->

Advertisement

Franklin dan Sarbin Dua Pemain Morotai United Yang Dilirik Pelatih Ricky Nelson

Sunday, 8 March 2020

Pelatih Morotai United Zainal St Panduko saat menyerahkan cendra mata ke Pelatih Sulut United Ricky Nelson, di Stadion Klabat Manado


PostNewsTime | MANADO- Morotai United FC tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Pulau Morotai, walaupun kalah 4-1 dari tim Divisi II Liga Indonesia, Sulut United FC namun Warga Morotai di Sulawesi Utara, senang dan bangga bisa melihat klub Morotai United melawan Sulut United di Stadion Klabat Manado, Sabtu 7 Maret 2020, pukul 15.30 WTI

Marsony Songa, warga Morotai di Manado yang turut menyaksikan pertandingan itu mengatakan, sangat bangga bisa melihat penampilan apik pemain Morotai United bermain di Stadion Klabat Manado, Sulawesi Utara.

"Saya sangat bangga terhadap mereka, serasa tidak percaya Morotai bisa bermain di stadion Klabat, karena selama ini yang kita tahu hanya Persiter," ungkap Marsony

Selama ini tidak ada klub sepak bola dari Morotai, bermain di luar daerah seperti saat ini. Baru Morotai United.

Memang luar biasa Pemerintah Daerah Pulau Morotai tahun ini, terutama dukungan Bupati serta masyarakat di Morotai sehingga Morotai United FC bisa try out.

Walaupun kalah 4-1 atas tuan rumah Sulut United, namun mereka menampilkan permainan terbaik.

Terbukti mereka sempat menyamakan kedudukan 1-1, walaupun pada akhirnya tertinggal 2-1 dibabak pertama dan kalah 4-1 dilaga 2x45 menit.

"Sejumlah tim seperti alexa, pegadaian, persmin saat uji coba dengan Sulut United tidak  mampu membobol gawang mereka. Baru Morotai United yang dapat mencetak satu gol ke gawang Sulut United dengan memanfaatkan kesalahan pemain belakang, ini luar biasa, karena  kedua tim ini beda level jauh," terangnya. Sembari mengatakan, Saya yakin, mereka bisa berkembang terus, karena didominasi pemain muda.

Skuat Morotai United FC, di Stadion Klabat Manado, Sulawesi Utara.


Pelatih Sulut United Ricky Nelson mengatakan, memang tim Morotai United bermain baik. Apalagi pada babak pertama, tim Sulut United kesulitan menembus pertahanan mereka.

"Memang saya tidak pernah melihat permainan tim Morotai United, tapi mereka lawan yang sepadan," ujar Ricky Nelson.

Menurut dia, di babak pertama tim yang dijuluki Gorango Morota tampil luar biasa. Ada dua pemain yang menonjol yakni; nomor punggung 21 (Franklin/ines) dan nomor punggung 8 (sarbin).

Rencananya kedua pemain ini, akan diincar Sulut United bakal dipinjam dari Morotai United.

Ia menambahkan, untuk Sulut United sendiri masih ada catatan yang bakal dikoreksi, setelah pertandingan melawan Morotai, untuk laga selanjutnya.

Apalagi model permainan Morotai United hampir sama dengan mirip Biak dan Waropen yang bakal menjadi lawan Sulut United di Divisi II Liga Indonesia.

Sementara Pelatih Morotai United, Zainal St Panduko mengatakan, biar kalah anak-anak bermain bagus.

"Saya bangga, terhadap penampilan luar biasa mereka. Walaupun bermain dengan klub level atas. Tapi anak anak saya tampil tenang," ujar Zainal Panduko.

Skil dan ketrampilan bermain, tidak kalau jauh dengan Sulut United. Biarpun mereka sudah profesional.

Terbukti ada dua pemain Morotai United yang dilirik oleh Pelatih Sulut United Ricky Nelson.


Jurnalis: Abdul