Kaum Milenial Maros Sulsel Menciptakan Penghemat Bahan Bakar Kendaraan -->

Advertisement

Kaum Milenial Maros Sulsel Menciptakan Penghemat Bahan Bakar Kendaraan

Monday, 9 March 2020





Postnewstime l Jakarta Utara.- Kaum Milenial asal Maros Sulawesi Selatan, temukan riset untuk menghemat bahan bakar minyak atau bbm, yang dikonsumsi kendaraan mobil. Pemuda berusia 33 tahun ini, mengembangkan riset temuan hemat bbm sejak 4 tahun lalu, hal diungkapkan saat ditemui di Kawasan Marunda Cilincing Jakarta Utara, Minggu 08 Maret 2020.



Zulkifli Andi, Putra Maros Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Perkumpulan Anak Maros Indonesia, yang merantau di Jabodetabek, meriset selama 4 tahun mengenai penghematan bbm bagi kendaraan mobil.


Penemu Penghemat Bahan Bakar Kendaraan 

"Ini merupakan generasi kedelapan dalam meriset penghematan konsumsi bbm di mobil, dan merupakan pengembangan serta penyempurnaan alat," ucap Putra Maros Lulusan Jurusan IT ini.



Riset dalam bentuk kapsul yang dikemas dalam baja, berisi komponen komponen sebagai pendukung penghematan konsumsi bahan bakar. Kapsul power diletakkan disamping knalpot mobil bagian depan kap mobil.


Pemasangan power kapsul ini menghubungkan dari uap ventilasi bensin, dikelola oleh lakanalis power kapsul, dipanasin dengan turbolance yang menghasilkan hidrogen lalu masuk ke ruang intake manifold keruang pembakaran.


"Alat ini dinamakan Power Kapsul SZ, yang berperan sebagai irit konsumsi bbm, mendorong tenaga mesin mobil, dan ramah lingkungan," jelas Zul panggilan akrabnya.


H. Zul

Lanjut Zul, pembakaran di ruang piston lebih sempurna dan lebih irit, karena dorongan bahan bakarnya lebih baik transmisinya.


Isi didalam Power Kapsul ini berupa semacam chemical, yang mengubah uap bensin menjadi hidrogen.


Zul ditemani rekannya yang bernama Taufik, dalam melakukan pengembangan riset power kapsul hemat bbm, dan menjamin tidak ada masalah dengan mesin kendaraan meski dipasang alat power kapsul ini.


"Pengembangan ini telah melewati tahapan evaluasi agar komponen power kapsul berfungsi maksimal dan kinerja mesin tetap normal, serta tidak merusak sistem mesin," tambah Kaum Mienial ini.


Komponen power kapsul ini diyakini, untuk konsumsi bahan bakar hanya membutuhkan Rp 300.0000 jarak Ibukota - Surabaya.


"Irit bener, dan performa mesin lincah ketika pasang power kapsul, dan saya test perjalanan Jakarta - Surabaya hanya Rp. 300.000," ucap Yan R dilokasi pengendara Toyota Rush.


Power kapsul ini mesti di servis 1 tahun sekali jika kendaraan mobil dipakai untuk harian, tetapi jika kendaraan mobil tidak sering pakai, maka bisa di service 2 tahun sekali.


Power kapsul ini akan diberi nama SZ, dalam mendukung program pemerintah yang ramah lingkungan, dan menghemat bahan bakar minyak serta pengendalian emisi gas buang.


Selain itu, Ketua Umum Perkumpulan Anak Maros Indonesia yang bernama H. Sulkarnain, S. Pel, MM, mengatakan memberikan apresiasi kaum muda anak milenial, yang merupakan Putra Maros Anak Indonesia, dalam mengembangkan temuan risetnya ini.


"Ini merupakan angin segar bagi kaum muda, yang terus kembangkan riset tekhnologi mengenai irit bbm, dan ramah lingkungan," ucap Sulkarnain.


Sulkarnain berharap, temuan alat riset power kapsul ini sebagai pendorong kreatifikasi kaum milenial anak bangsa, dalam mendukung program pemerintah yang ramah lingkungan.


Jurnalis :Cardy /Usman