Puskesmas Kedaung Wetan, Gerakan Minum TTD Di Dua Sekolah Secara Serentak -->

Advertisement

Puskesmas Kedaung Wetan, Gerakan Minum TTD Di Dua Sekolah Secara Serentak

Wednesday, 4 March 2020



PostNewsTime-Tangerang.Masih tingginya kasus kekurangan darah atau anemia, khususnya pada perempuan, Puskesmas Kedaung Wetan melakukan Gerakan Minum Tablet Tambah Darah (TTD). Dilakukan di dua sekolah secara serentak dengan ratusan pelajar, Rabu (4/2/20).


Gerakan minum TTD dilakukan secara massal bersama seluruh siswi. Beriringan dengan gerakan minum TDD yang dilakukan secara serentak oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Ditujukan untuk pencegahan anemia yang mengakibatkan kematian, baik pada ibu maupun bayi pada waktu proses persalinan.


“Anemia banyak terjadi pada masyarakat terutama pada remaja putri dan ibu hamil. Anemia pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi. Diperkirakan 30 persen penduduk dunia menderita anemia,” ungkap Kepala Puskesmas Kedaung Wetan, dr Vini Setiawan.


Ia menuturkan, jika perempuan mengalami anemia, akan sangat berbahaya pada waktu hamil dan melahirkan. Perempuan yang menderita anemia akan berpotensi melahirkan bayi dengan berat badan rendah (kurang dari 2,5 kilogram). Tidak bisa dipungkiri, penyebab utama stunting memang diawali dengan kondisi kesehatan sang ibu yang tidak mumpuni. Jika kebutuhan gizi dan vitamin bagi wanita usia subur terpenuhi, maka dipastikan tidak akan ada lagi kasus stunting.


”Langkah seperti ini sangat bagus untuk menekan jumlah stunting di Kota Tangerang. Jika sejak remaja sudah dipersiapkan sedemikian rupa, maka saat memasuki masa pernikahan dan kehamilan para ibu sudah lebih siap dan kondisi kesehatan dan pemenuhan gizi mereka sudah memadai,” kata dr Vini.


Usman/Haryo/Hms