Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Berita Pilihan

Iklan Lowongan Kerja

Hukum

Berita Utama

Bisnis

Hukrim

Iklan Pendidikan

Iklan

ANDA MINAT BERKARYA DAN PASANG IKLAN DISINI HB:08953.2707.6663, SELURUH JURNALIS POSTNEWSTIME DI LENGKAPI DENGAN KARTU ANGGOTA&SURAT TUGAS PELIPUTAN YANG MASIH AKTIF,NAMA TERCANTUM DIBOX REDAKSI

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemkot Tangerang Terima Bantuan Alat Kesehatan

Rabu, 01 April 2020 | April 01, 2020 WIB Last Updated 2020-03-31T18:34:18Z


PostNewsTime-Tangerang.Pemerintah Kota Tangerang menerima bantuan alat kesehatan untuk menangani pandemi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Provinsi Banten.


"Kami telah menerima alat bantu kesehatan dari Kementerian Kesehatan dan Provinsi Banten untuk penanggulangan pandemi Covid-19," ujar Arief saat melakukan sambungan jarak jauh pada, Senin (30/3/2020).


Pemkot Tangerang menerima bantuan kesehatan diantaranya Alat Perlindungan Diri (APD) berupa Coverall sebanyak 400 buah, masker bedah sebanyak 28.400 buah, masker N95 sebanyak 475 buah, dan obat-obatan berupa oseltamivir sebanyak 360 tablet.


Tak hanya Kemenkes dan Provinsi Banten saja yang mengirim bantuan, Eijckmen Institute juga memberikan 1.000 buah Virus Transport Media (VTM) atau tabung yang digunakan untuk meletakkan spesimen yang diambil dari pasien dengan metode swab.


"APD, obat-obatan dan VTM yang kami terima sangat membantu penanganan Covid-19 di wilayah Kota Tangerang, saya berharap agar pandemi ini bisa cepat berlalu dan kita bisa beraktifitas seperti biasanya," sebut Arief.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi menambahkan, bantuan juga diterima dari internal Pemkot Tangerang yaitu Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang.


"Dari Dinas Ketahanan Pangan kami juga terima 100 buah APD dan telah kami distribusikan secara bertahap pada layanan kesehatan seperti Puskesmas dan RSUD yang ada di wilayah Kota Tangerang," imbuhnya.


"Sama-sama kita bahu membahu untuk menangani pandemi Covid-19, serta sama-sama memutus penyebarannya dengan membatasi kegiatan di luar rumah, konsumsi makanan bergizi, dan menghindari kerumunan masa," tukas Liza.


Usman/Haryo/Hms
×
Berita Terbaru Update