Geger..!! Ribuan Kartu Keluarga Ditemukan warga ditong sampah -->

Advertisement

Geger..!! Ribuan Kartu Keluarga Ditemukan warga ditong sampah

Monday, 4 May 2020




Postnewstime.com Kabupaten Tangerang - Beredarnya isu yang sudah merambah dikalangan masyarakat Desa Ketapang Kecamatan Mauk kabupaten Tangerang, terkait adanya penemuan data Kartu Keluarga (KK) di tong sampah yang ditemukan oleh warga setempat, pada Kamis 30 April 2020.hal itu dibenarkan oleh Ahmad Nasuhi kepala Desa Ketapang kecamatan Mauk, kabupaten Tangerang.

“Ini penjelasan kepala Desa Ketapang, Ahmad Nasuhi kepada awak media, dengan adanya pemberitaan ini adalah suatu pembelajaran yang perlu ditinjak lanjuti oleh pemerintahan desa Ketapang bahwa terkait beredarnya penemuan data KK ditong sampah yang sudah beredar dikalangan masyarakat yang ditemukan oleh warga itu memang benar adanya.
Namun, Data KK yang ditemukan oleh warga ditong sampah tersebut adalah merupakan data arsip yang lama, bekas pembuatan KTP atau pembuatan KK yang baru atau yang lainnya.

“Adapun data KK dan KTP yang ditemukan itu bukan data yang dipergunakan untuk pendataan BLT dampak Covid 19”. ucap Ahmad Nasuhi kepada wartawan Postnewstime.com.
Sementara data KK dan KTP untuk pengajuan dalam pendataan BLT Covid- 19 disetiap Rt masing masing telah tertata dan tersimpan rapi.

Jadi arsip yang sebenarnya untuk pengajuan BLT telah tersimpan rapih dan ada buktinya, disetiap Rt dan kami data lengkap dan sudah terdata semua ke data komputer dan sudah kami ajukan kekecamatan mauk”.papar kades Ketapang.

Intinya penemuan data ditong sampah itu tidak benar bahwa data KK dan KTP itu data untuk pendataan BLT. sebab data yang sebenarnya sudah kami ajukan.

“Insya Allah dengan adanya pendataan untuk BLT ini mudah mudahan masyarakat Desa Ketapang ini mendapatkan bantuan dari pemerintah.namun pembagian BLT ini tidak semua mendapatkan secara langsung.tentunya secara bertahap yang ditentukan oleh pemerintah itu sendiri”.ujar Ahmad Nasuhi.

Kepala Desa Ketapang Ahmad Nasuhi menghimbau kepada rekan rekan kepala desa agar arsip desa harus tersimpan rapih atau lebih baik dimusnahkan jangan sampai terpapar disembarang tempat.

“Kami berharap, masyarakat Desa Ketapang tenang jangan sampai terpancing dengan adanya isu isu yang tidak bertanggung jawab.intinya semua data yang sudah masuk kedesa sudah tersimpan rapih dan dengan adanya klarifikasi ini sekali lagi kami sampaikan bahwa ditemukannya data KK dan KTP untuk pendataan BLT di tong sampah itu tidak benar “.pungkas kepala desa Ahmad Nasuhi.


( Akbar ).