Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Berita Pilihan

Iklan Lowongan Kerja

Hukum

Berita Utama

Bisnis

Hukrim

Iklan Pendidikan

Iklan

ANDA MINAT BERKARYA DAN PASANG IKLAN DISINI HB:08953.2707.6663, SELURUH JURNALIS POSTNEWSTIME DI LENGKAPI DENGAN KARTU ANGGOTA&SURAT TUGAS PELIPUTAN YANG MASIH AKTIF,NAMA TERCANTUM DIBOX REDAKSI

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Puskesmas Benda Mengadakan Rapid Test

Minggu, 21 Juni 2020 | Juni 21, 2020 WIB Last Updated 2020-06-20T19:06:56Z


PostNewsTime-Tangerang.Guna mencegah penyebaran Virus Corona secara masif, Dinas Kesehatan Kota Tangerang melalui Puskesmas Benda mengadakan Rapid Test yang diadakan di Masjid Al-furqon, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Jumat, (19/06/2020).


Tes yang dilaksanakan selama dua hari tersebut menargetkan 50 sampel warga dari RW 03 dan RW 04 yang wilayahnya masuk pada zona merah di Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda.


"Masing-masing RW ada lima RT sehingga kami targetkan satu RT 10 warga yang mengikuti," ujar Kepala Puskesmas Benda, Ika Farhah.


Dirinya juga mengatakan, jika nanti ditemukan warga yang reaktif akan segera ditangani secara cepat. Dan jika ada warga yang harus diisolasi, pihak Puskesmas akan segera membawa ke Puskesmas Panunggangan Barat sebagai tempat isolasi virus corona di Kota Tangerang.


"Jadi nantinya setelah hasil rapid keluar kami bisa memetakan kondisi di wilayah RT 03 dan 04 dan jika ada yang reaktif pertama kami akan ada lakukan swab test jika memang positif dan tidak bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. Kami akan bawa ke Puskesmas Panbar," lanjutnya.


Sementara menurut Sekretaris Camat Benda, Riswan Setyo, mengaku pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh warga terutama yang berada di zona merah.


"PHBS akan terus kami kampanyekan dan laksanakan, terlebih buat yang zona merah yang totalnya sekitar delapan RW di Kecamatan Benda. Mereka juga telah memberlakukan protokol kesehatan baik untuk warga ataupun pengunjung," paparnya.


Nipah salah satu warga yang ikut rapid test mengaku senang dengan hadirnya tes gratis tersebut sebab dirinya bisa mengetahui kondisi tubuhnya.


"Seneng bisa ikut rapid tes karena jadi bisa tau apakah kita terpapar atau tidak. Jadi kalo misalnya terpapar kita bisa menjaga diri untuk diri sendiri ataupun orang lain" katanya.


Usman/Haryo/Hms
×
Berita Terbaru Update