Ada Apakah Dengan RM Caffe,Sudah Disegel Masih Beroperasi..?? -->

Advertisement

Ada Apakah Dengan RM Caffe,Sudah Disegel Masih Beroperasi..??

Monday, 12 October 2020





Postnewstime l Jakarta.-Penyegelan yang di lakukan petugas gabungan Jakarta Barat di salah satu tempat hiburan malam sepertinya tidak efektif. Pasalnya sejak di lakukan penyegelan untuk menutup tempat hiburan tersebut masih beroperasi. "Iya masih buka ko, waktu malam di segel juga buka," terang sumber yang minta namanya tidak disebut.


Aparat gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, dan Polri menyegel tempat hiburan malam Raja Murah Cafe & Bar (RM Cafe) di Jalan Lingkar Luar Barat No. 3A, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Jum’at (9/10/2020) malam.



Bukan tanpa alasan, aparat menutup sementara RM Cafe, karena nekat beroperasi pada saat diberlakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 tahun 2020 tentang PSBB dengan tetap membuka tempat usahanya sehingga menimbulkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19.




Namun tindakan tegas penutupan RM Cafe tersebut tidak di hiraukan oleh pemilik usaha, bahkan dari 3 sumber yang berbeda kalau tempat hiburan malam tersebut masih beroperasi dengan keadaan 'tersegel' sejak malam di segel sampai berita ini di muat masih ada aktifitas di dalam gedung ruko tersebut (12/10/2020/)




Sebelum nya, Kasat Pol PP Kota Administrasi Jakarta Barat, Tamo Sijabat sudah menjelaskan tentang tindakan yang dilakukan yaitu penutupan tempat hiburan malam tersebut. “Benar, sudah kita segel ditutup semalam,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi melalui selulernya oleh awak media, Sabtu (10/10/2020).


**Baca juga: Walikota Jakarta Barat Akan Menindak Keras Pelaku Usaha Tempat Hibura Malam Yang Membandel*


Terpisah, hal senada juga di sampaikan Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Barat sebelum nya Dedy Sumardi dia menjelaskan." "Dengan mengacu kepada Pergub No. 88 tahun 2020 tentang PSBB, rumah makan/cafe termasuk jenis usaha yang tidak diperbolehkan beroperasi.

Ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Pergub No, 79 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan. Contohnya tidak memberikan layanan makan di tempat (dine in), mewajibkan dan menyediakan tempat cuci tangan, menjaga jarak antrian, wajib menggunakan masker, dan lain sebagainya,” jelas Dedy kepada awak media sebelumnya.



**Baca juga: Diduga Langgar Pergub, Sat Pol PP Jakarta Barat Segel RM Cafe*


“Bagi pemilik tempat usaha yang masih tetap membandel akan kami sanksi tegas. Kami akan berkoordinasi dengan Satpol PP, jika ditemukan pelanggaran akan kita tindak sesuai Perda yang berlaku,” tegas Kasudin.


Dari pendapat kalangan masyarakat, pemerintah DKI sudah seharus nya melakukan tindakan tegas kepada pemilik usaha RM Cafe, karena telah bermaksud dan dengan sengaja melakukan tindak pidana dengan mengoperasikan gedung yang sudah tersegel, atau dengan sengaja "mengangkangi" pemerintah Propinsi DKI Jakarta dan Administrasi Jakarta Barat.(team)