Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Berita Pilihan

Iklan Lowongan Kerja

Hukum

Berita Utama

Bisnis

Hukrim

Iklan Pendidikan

Iklan

ANDA MINAT BERKARYA DAN PASANG IKLAN DISINI HB:08953.2707.6663, SELURUH JURNALIS POSTNEWSTIME DI LENGKAPI DENGAN KARTU ANGGOTA&SURAT TUGAS PELIPUTAN YANG MASIH AKTIF,NAMA TERCANTUM DIBOX REDAKSI

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Team Satres Narkoba Polres Lebak Ringkus Peredaran Obat tanpa izin Edar di Wilayah Lebak

Minggu, 10 Januari 2021 | Januari 10, 2021 WIB Last Updated 2021-01-10T08:24:31Z

Postnewstime l Lebak Banten, -Satuan Reserse Narkoba Polres Lebak Polda Banten telah mengungkap dua kasus peredaran obat/ farmasi yang tidak memiliki izin edar atau yang tidak memenuhi standar khasiat dan mutu di wilayah hukum Polres Lebak Minggu ( 10/1/2021)
Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Ade Mulyana,SIK melalui Kasatres narkoba Polres Lebak AKP Ilman Robiana,SH membenarkan terkait pengungkapan kasus tersebut

"Ya betul, Kami Satres Narkoba polres lebak pada awal tahun 2021 berhasil mengungkap kasus peredaran obat/ farmasi yang tidak memiliki izin edar atau yang tidak memenuhi standar khasiat dan mutu di wilayah hukum Polres Lebak. Dari dua kasus tersebut, petugas berhasil menangkap tiga pelaku inisial A, Z, dan DS, ujar Ilman

Kata Ilman, Pelaku Sdr. A dan Sdr. Z di amankan di sebuah warung di Kp. Angsana  Kec.  Cibadak Kab. Lebak  dan berhasil mengamankan barang bukti berupa 105 (seratus lima) butir  obat jenis tramadol hci, 109 ( seratus sembilan)  butir obat jenis heximer, Uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 771.000( tujuh ratus tujuh puluh satu ribu rupiah) ,1 (satu)  unit handphone merk samsung warna putih, 1 (satu)  unit handphone merk Nokia hitam, 1 (satu)  unit handphone merk vivo warna biru"

Sedangkan  Pelaku Sdr. DS diamankan ketika  sedang di warung yang berada di Kp.Rancagawe Kel/Ds. Aweh Kec.Kalanganyar Kab.Lebak dan berhasil mengamankan
12 (dua belas) butir obat merek Hexymer, 14 (empat belas) butir obat merek Tramadol ,1 (satu) unit Handphone merek OPPO warna silver dengan simcard Telkomsel , uang tunai sebesar Rp. 231.000,-  (dua ratus tiga puluh satu ribu rupiah)"jelas ilman

Ilman juga menegaskan "Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Pelaku dikenakan pasal  196 atau pasal 197  UU No. 36 Th. 2009 tentang Kesehatan
dengan Ancaman hukuman penjara 10 tahun dan denda maksimal satu milyar."

 Jurnalis : irwan 
×
Berita Terbaru Update